Showing posts with label Papua's Indegenous People. Show all posts
Showing posts with label Papua's Indegenous People. Show all posts

Wednesday, June 24, 2009

Fight for the Trophy


picture: 'fhayz' Ibnu Salam [old friend @planners'03 USTJ]

saya tidak tau apakah ini dampak dari kelelahan yg selama ini terus dikambinghitamkan oleh coach jacko ataukah karena terlalu menganggap remeh lawan... namun menurut saya penampilan persipura ketika melawan deltras di leg kedua semifinal copa indonesia kemarin sore, adalah penampilan terburuk persipura selama musim '08...

memang di putaran kedua ISL, persipura sempat dikalahkan oleh persik di kediri dan hanya bisa menang 1-0 [itupun dr titik penalti] ketika menjamu psms di mandala, namun sy melihat penampilan mutiara hitam di kedua pertandingan itu, luar biasa menghibur... beda dengan pertandingan kemarin sore yg menurut sy benar2 mengecewakan... ada bbrp hal yg seharusnya diperhatikan oleh coach jacko:
1. terlalu banyak blunder yg terjadi di lini belakang... yg menurut sy akan sangat berbahaya bila terjadi dalam pertandingan final nanti menghadapi SFC [ataupun ketika menghadapi tim2 macam asia di LCA]...
2. striker yg terkesan membuang begitu banyak peluang...
3. permainan yg mengikuti irama bermain lawan... persipura tra menyerang kemarin... konsentrasi bermain rendah... koordinasi buruk [klo di basket istilahnya, terlalu banyak turn over]

sy tdk tau apakah ini akibat kelelahan atw karena menganggap remeh lawan... namun hal2 tersebut tdk seharusnya terjadi di tim berlabel juara ISL... sy mengerti bahwa frekuensi pertandingan yg terlalu tinggi pasti menyebabkan kelelahan dan kejenuhan [meskipun kt semua mengaku mencintai sepakbola...], namum sy berharap para pemain tetap bisa tampil maksimal... bahkan menurut sy, klo kemarin sore coach jacko melakukan rotasi maka pertandingan akan berjalan lebih seru [tolong mainkan paolo rumere, moses banggo, joshua itaar, heru nerli dan onsa haay lbh sering lagi... bukankah kualitas pemain cadangan sm inti tra beda jauh...???]... acungan jempol sy berikan kepada ian kabes, beto goncalves, victor igbonefo, edu ivakdalam dan gerald pangkali yg tetap tampil spartan meskipun sudah hampir pasti lolos ke final...

kritik ini sesungguhnya tidak mengurangi rasa cinta sy kepada persipura... semoga di partai final persipura bisa mengulang pembantaian yg dilakukan di mandala terhadap SFC [4-1]...


jabat erat selalu,
Dorebaai - Vogelkoop Peninsula, West Papua
24 Juni 2009, 09.16 PM

============================
۞•.¸BLACK is BEAUTIFUL¸.•۞
============================

Wednesday, June 10, 2009

We [Papuan] Are the Champion...


picture: Ibnu Salam [old friend @plano '03 - USTJ]

hari yg benar2 menghadirkan kebahagiaan bagi para penggemar persipura di seluruh belahan dunia...

hari ini sy merasa harus mengaminkan perkataan komentator antv yg mengatakan bahwa euforia giuseppe meazza hadir hari ini di mandala... bagaimana tidak, staidon yg sekiranya hanya mampu menampung 20.000 penonton, tadi sore dipadati hampir hampir 35.000 penonton dan dominasi warna merah-hitam [warna khas bangsa melanesia] semakin menegaskan kepemilikan piala bergilir presiden indonesia di tangan putra2 melanesia yg dibantu enam 'sobat' serumpun dr brazil, nigeria dan kamerun... penagasan bochi solossa sbg mvp-pun memaksa semua pasang tangan di indonesia mengacungkan jempol untuk... para pahlawan2 sepakbola... dr ujung timur... we are waiting for top scorer, hopefully gonzales doesn't score any goal tonite... hehehe... [fingercrossed...], yg jelas malam ini milik bochi... one in a million...

bukan itu sj, malam ini... boas, kabes, wanggai, paolo, kamasan, dkk membangkitkan kembali nasionalisme rakyat papua yg hampir lima tahun ini terkikis oleh tekanan2 jakarta... seperti rakyat catalan yg dgn bangga mengagungkan el barca sbg timnas mereka, rakyat papua hari ini akan dgn bangga mengakui persipura sebagai perwujudan superioritas anak2 melanesia yg semoga dapat membangkitkan rasa percaya diri bahkan idealisme semua anak2 melanesia utk kembali turun ke 'track' dan bersuara utk hak2 kita yg telah terkekang lama...

perhatikan kebebasan permainan yg menciptakan keindahan dan sukacita di mandala tadi sore... bukankah keindahan dan sukacita seperti itu yg kita harapkan hadir dalam setiap aspek kehidupan kita...??? sadarlah sobat, sadarlah saudara... kebebasan itu indah... mari bersuara bagi kebebasan... freedom for live...


Dorebaai - Vogelkoop, West Papua
10 Juni 2009, 10.33 PM

jabat erat selalu,
PapuaRadikal

Sunday, May 10, 2009

the chant under the coconut trees...

o mansinam... o mansinam...
yaswar au naba so...
kayen bena pioper so...

o mansinam... o mansinam...
yaswar au naba so...


*)lagu tua yg dinyanyikan murid2 sekolah mansinam yg kemudian kembali ke kampung masing2 ataupun diutus ke tempat lain untuk mengabarkan Injil... lagu tentang kerinduan kepada keindahan pantai mansinam yg memang tak lekang termakan waktu... pantai yg putih bersih, air yg biru jernih dan lambaian sejuk pepohonan kelapa membuat setiap org yg pernah menjejakan kaki di sini merasa rindu untuk kembali...

quo vadis mansinam...??? qou vadis papua...??? please help me to get the answer...

Tuesday, October 14, 2008

DOA BAPA KAMI [dlm bhs. byak]

"Kosmari, wakain ro Nanggi !!
Snoembri, isma koenem naba .
Karadjaan beda fiafeer.
Marisen beda bedjadi ro doenja, imnis ro Nanggi.
Robean waboek maroko ras ini.
Waboek maaf sassar kobena, imnis inko boek
maaf faro kawassa sifroer sassar maroko.
Wafarkien inko be sassar dorri aweer,
bape wafaspaar ko ro soesa kam.
Karadjaan is orne beda, naposko ma
fiamanggoor kakoe isof fiorro fiorro.Amin”


disadur dr terjemahan lepas pada http://rasulpapua.wordpress.com

Thursday, September 11, 2008

uhuhuhuhu...

PERSIPURA seh... jd kam p sporter nih macam naik roler coaster k... bikin senang, bikin ganas, bikin gila, bikin penasaran... adoh, trada lain lg... kam sj sudah... PERSIPURAAAAA... hancurkennnn!!!

Monday, August 25, 2008

Meredam Separatisme di Papua: BISAKAH???


BILA KAMU TAK LAGI MEMILIKI ALASAN UNTUK HIDUP, ADALAH BAIK BAGI KAMU UNTUK MENEMUKAN ALASAN UNTUK MATI (2Pac Shakur)
kembali menjadi materi debat tak berujung bgmn seorang papua yg juga merupakan warga negara indonesia harus tewas di ujung peluru aparat keamanan seusai memperingati hari masyarakat pribumi se-dunia di lembah baliem - pegunungan tengah papua... alasannya klasik -pengibaran bendera bintang kejora- [alasan yg jg menyebabkan kakek sy n bbrp org yg sy kenal hrs meringkuk di balik terali besi bahkan melakukan exodus ke luar negeri]... benarkah pendapat bahwa berkibarnya bendera bintang kejora dan berkumandangnya lagu hai tanahku papua di atas tanahnya merupakan wujud kedaulatan bangsa papua atas tanah dan alamnya sebagai suatu negara merdeka??? benarkah pendapat bahwa penyelesaian masalah separatisme [demikian pemerintahan nkri yth menyebutnya]adalah dengan membuat suatu perundang-undangan yg secara nyata menghambat ekspresi kebanggaan anak2 negeri papua terhadap tanah dan bangsanya??? atau dgn memasukkan ribuan aparat keamaman ke tanah papua??? benarkah menyelasaikan permasalahan2 itu adalah dgn menempatkan anak2 negeri papua sebagai pucuk2 pimpinan d badan2 maupun instansi2 setempat meskipun nyata nampak bahwa tak sedikitpun ia mampu untuk mengendalikan apa yg ia pimpin??? apakah dengan memberikan dana sebesar-besarnya melalui paket dr neraka yg dinamai otonomi khusus yg secara jelas2 telah disimpangkan dan menyebabkan kami saling mencurigai, menuding bahkan membunuh??? benarkah itu solusinya???

jawabannya jelas tidak!!! jika anda menganggap bahwa alasan masyarakat papua menuntut kemerdekaan adalah karena kekayaan alam kami, sekali lagi saya ingin membantahnya... sebab nenek moyang kami hidup selama ratusan tahun di atas tanah kami bukan dengan hasil bumi seperti emas, minyak bumi, nikel maupun uranium yg ada d dlm perut bumi kami... tetapi mereka hidup dr hasil laut dan kebun mereka... cermatilah cerita2 rakyat kami tentang betapa indahnya hidup nenek moyang kami [sewaktu pulau kami masih bebas, merdeka...] mereka tak berpikir tentang emas dkk... mereka hidup karena mereka berbahagia dan mereka berbahagia karena mereka bebas... kami, hidup dr alam dgn asosiasi yg tak dpt terputuskan dgn unsur2 bumi yg ada d sekitar kami... kami berkawan dgn burung di udara dan ikan di laut oleh itu mereka mrpkn sumber inspirasi utk hidup bebas tanpa kekangan... kami hidup karena bernyanyi, bandingkanlah nyanyian anak papua zaman ini dgn nenek moyang kami ratusan tahun lalu, mereka menyanyikan lagu kebebasan, lagu yg sama dgn lagu yg dinyanyikan oleh burung2 di udara, ilalang di lembah, dan air di sungai yang terbang, melambai dan mengalir kemanapun mereka impikan... kini kami setiap hari bernyanyi lagu kepedihan dari jiwa2 dan imajinasi2 brilian yg terkekang yg kadang bersifat destruktif ketika terlepas bukan pada tempatnya dan menyebabkan kami di cap anak2 sok pintar, pembangkang, kepala batu, sukar diatur dan fans berat kebodohan... namun, apakah kami dpt dianggap bodoh krn memilih hidup dlm budaya kami, atw bila kami lebih menghargai indegenous knowledge dr nenek moyang kami ketimbang mengagungkan sitem ekonomi kapitalis ala sekolahan indonesia, ataupun sosiologi eropa yg menurut org2 merupakan gaya hidup tercerdas di dunia... sy pun masih menunggu jawabannya...


biarkan kami bebas... biarkan kami berlari dgn kaki kami... biarkan kami bermimpi di atas tikar kami... biarkan kami menikmati indahnya bulan dgn mata kami sendiri... jgn katakan pd kami apa yg harus kami lakukan... karena kehidupan anda bukanlah kehidupan kami... dan apa yg terlihat oleh mata anda dpt sj tdk menjadi fokus retina kami... setiap makhluk mempunyai kebebasannya sendiri, maka biarkan kami bebas... freedom is all we want...


chaky out, menunggu kejutan esok hari... thank GOD for this lovely day...


picture: http://3.bp.blogspot.com

Someday We'll All Be Free



Hang on to the world...
As it spins around...
Just don't let the spin get you down...
Things are moving so fast...
Hold on tight and you will last...

Keep on walking tall...
Hold your head up high...
Lay your dreams right up to the sky, oh yes...
Sing your greatest song, mm-hmm...
And you'll keep growing, growing on...
Take it from me...
Someday we'll all be free...
Oh, oh, I said just wait and see...
Someday we'll all be free...
So just you keep walking...
And you take it from me...
Someday...
Someday...
You and me...
We'll all be...
Free...

Oh yeah, oh yeah, oh yeah...
I said you can believe me...
'Cause I'm gonna...
You're gonna...
I'm gonna...
We're gonna...
We're gonna...
Be free, yeah...
Oh oh...
Yeah, ooh...

*)I love you Alicia...!!! no other words, just I LOVE YOU... great, great, great...!!! the best female voice ever... Aliciaaaa...

Saturday, August 9, 2008

PAPUA for life...


selamat memperingati hari warga pribumi sedunia [090808] bwt seluruh masyarakat papua di mana sj berada... baik yg ada di kota, kampung, pesisir, pegunungan, teluk, tanjung dan lembah-lembah tersembunyi... hari ini biarlah kita semua mau bersyukur utk semua yg TUHAN sudah bri bwt kita [meskipun bbrp dr kita menganggap itu sbg kutukan] termasuk kesempatan utk tetap berkarya, bersukacita dan hidup untuk kemualiaan nama-Nya... di tengah kondisi yg benar2 tak dpt dikatakan bersahabat...

kita jg patut bersyukur, krn msh menjadi salah satu dr bbrp masyarakat pribumi di dunia yg msh bisa berbicara di atas tanah sediri, krn bila dibandingkan dgn org indian, aborigin & maori kita benar2 perlu merasa sangat diberkati... dan percaya bahwa kesempatan ini tetap kita dapatkan krn ada suatu rencana besar yg TUHAN persiapkan bwt kita, seperti IA memimpin, mendidik & menguji bangsa israel selama 40 thn di padang gurun sebelum mengantarkan mereka masuk ke PromiseLand... yakinlah akan rencana-Nya, krn tak sedikitpun cacat... nantikanlah waktu-Nya... sambil terus berjuang & bersyukur... karena IA baik...

move, MELANESIAN move... chaky out, menunggu kejutan esok hari...



*)pujilah TUHAN selama kamu hidup!!!!


picture: www.exposedplanet.com

Wednesday, July 30, 2008

Carbon Trade bagi Hutan Papua


ada beberapa alasan mengapa saya mendukung pengembangan metode carbon trade bagi hutan papua yaitu:
*) biodiversitas dalam hutan papua yang begitu tinggi sehingga sangat sayang sebenarnya bila kita mengorbankan hutan kita utk dimanfaatkan sebagai lahan perkebunan kelapa sawit [tanaman manja yg serakah: hanya dapat tumbuh di tanah yg subur, menyerap dan menghabisakan hara mineral serta kandungan air dibawahnya dan umur produksi yg sangat singkat -20 thn-];
*) seperti halnya sifat tanah di daerah2 tropis yang menyimpan hara mineral dilapisan teratasnya, maka bentuk muka bumi papua yang bergunung-gunung membentuk banyak lembah yg secara otomatis merupakan tempat mengendapnya berbagai jenis hara mineral menguntungkan, menurut sy lembah2 ini sebaiknya dipercayakan pengelolaannya kepada petani2 tradisional dengan komoditas2 andalan mereka yg sangat menarik [lbh menarik drpd padi] seperti: ubi2an, tanaman apotik hidup, jarak pagar maupun sagu sehingga dapat terwujud suatu bentuk pemodelan swasembada pangan berskala rumah tangga.
*) kesulitan bbm saat ini juga dpt terjawab bila kita hanya memberikan akses pemanenan hasil hutan kayu [menebang pohon] hanya utk keperluan rumah tangga [kayu bakar] dan industri rumahan [furnitur dan kayu olahan] sehingga kitapun dapat menghidupkan industri kecil... karena, hutanpun membutuhkan penebangan utk merangsang regenerasi di dlmnya, pd umur antara 25-30 thn pertambahan riap pohon akan terhenti namun mereka tetap menyerap mineral dan air dalam tanah dan menutup pencahayaan matahari sehingga menyulitkan pertumbuhan pohon2 muda...
*) dgn metode ini kitapun dpt melipat-gandakan debit air dalam bumi kita dgn menggunakan species penahan air yang juga mempunyai kualitas baik ketika dibutuhkan sebagai kayu energi [ex: kayu arwob - fast growing species - endemic species dr peg. arfak, papua barat]....
*) sedangkan alasan terakhir ini agak bersifat subjektif krn, sy sendiri merindukan tempat2 bermain masa kecil [rata2 berada dlm hutan] yg perlahan namun pasti hilang krn perambahan yg kurang bertanggung jawab...


DIKHEY NIKHEY CINOGOU OUKHAMA... hutanku adalah ibuku...

SOLI DEO GLORIA... chaky out... menunggu kejutan esok hari...


picture: A LIVING WORKSHOP [chaky @melanesia86 studio]

Monday, July 28, 2008

KOTA-KOTA TERINDAH DI PASIFIK...


inilah daftar kota pantai terindah di pesisir lautan pasifik:
1. Jayapura [Papua]: best viewnya adalah teluk humboldt di malam bulan purnama penuh...
2. Manokwari [Papua Barat]: terletak di tepian teluk doreri yang teduh, wajah kota ini sangat cantik seusai sunrise dan menjelang sunset...
3. Los Angeles & San Fransisco[California]: mirip Jayapura, tampilan penuh bulan purnama di kulit air kota ini tampak begitu cantik, kota para malaikat...
4. Honolulu [Hawaii]: terisolasi jauh di tengah2 lautan pasifik kota ini nampak begitu eksotis terbangun diantara gunung berapi yg menjulang gagah dan gugusan pohon kelapa di tepi pantai...
5. Bikini Bottom [my imagination]: satu2nya kota bawah laut yg masuk penilaian di kompetisi ini... kota yg tenang namun akhir2 terganggu krn gencarnya perburuan ubur2 oleh dua oknum makhluk laut gila bernama Spongebob Squarepant n Patrick Starfish... hehehehe...



*)pemandangan samudra hindia [dr padang] memang cantik, tapi tak secantik tepian pasifik... di mana lautan biru yang teduh dan cemerlang mengisyaratkan keteduhan hati para penghuninya... ombak yg silih berganti menghantam tepian pantai tak putus2nya melambangkan kontinuitas perjuangan mereka yg tak akan pernah surut... serta susunan koral yang teguh tak tergoyahkan menunjukkan org2 kepala batu yg menempati pesisirnya yg tak akan berhenti berjuang hingga ujung nafas utk mendapatkan semua yg diimpikan....


move MELANESIAN, move... trima kasih TUHAN bwt hari yg baik ini... chaky out, menunggu kejutan esok hari...


picture: teluk humbold di bawah asuhan sang rembulan [chaky @fs]

Sunday, July 20, 2008

Mandela & Masa Depan Perjuangan Menuju Kebebasan Sejati


18 juli kemarin seluruh dunia memperingati ulang tahun ke-90 dari seorang pejuang pembebasan bangsa kulit hitam dan penentang besar penerapan politik apartheid [pembedaan warna kulit]...

perjuangan mandela tidaklah semulus barack obama ataupun condoleeza rice pada hari2 ini... ia bahkan harus mengahadapi saudara2 'sebangsanya' sendiri [kaum de boer] yg memenjarakannya selama 27 thn... bukan waktu yg singkat memang... tapi dr balik terali besi, ruangan bernomor 46664 itulah ia membuktikan bahwa tubuh memang dpt terpenjara, tangan dan kaki dpt sj terpasung namun imanjinasi kita dpt mengembara kemanapun kita inginkan... [sky is the limit!!!!]

kesetiaan, kesabaran dan ketenangan dlm berjuang inilah yg kiranya diteladani oleh pejuang2 muda papua yg kini bergelora mewujudkan impian tiga generasi manusia papua utk berdiri sebagai bangsa yg merdeka di atas tanah sendiri... tidak mudah memang, namun demikian... tidak ada yg mustahil di bawah langit... di atas keraguan banyak org terhadap eksistensi bangsa papua kelak bila berdiri sendiri, sy sendiri percaya bahwa semangat kebersamaan & kekeluargaan yg sejak dulu tumbuh dlm jiwa masyarakat papua secara luas dr kepulauan raja ampat sampai ke semenanjung samaray dpt mengeliminir semua keraguan itu... fanatisme kesukuan dan segregasi antara masyarakat pantai dan gunung, maupun masyarakat pesisir utara dan selatan sementara mulai terkikis, hal ini memudahkan proses penyatuan visi dan kesamaan langkah utk mencapai satu mimpi... disamping itu idealisme generasi baru yg mencitai budaya dan keberagaman membuat sy benar2 yakin akan masa depan perjuangan kita... tak ada kata terlambat dan tak mungkin dalam suatu perjuangan krn kita sedang menuju pintu keluar dr pagar yg membatasi kebebasan imajinasi kita...

kiranya TUHAN yg berkarunia, menguatkan dan menuntun perjuangan ini... meskipun berat dan tak luput dr banjiran peluh, darah dan air mata tp sekali lagi... bagi seorang pemimpi langit adalah batas imajinasinya... dan bagi seorang pejuang imajinasi adalah harta terpendam yg memupuk semangat dan kekerasan kepalanya...

happy b'day grandpa NELSON... you are the true inspiration of this movement... may GOD keep after you and fillin' the rest of your life with joy, happiness and strength...

move melanesian, move.... sky is the limit...


picture: www.africamasterweb.com

Tuesday, June 3, 2008

I MISS U, PAPUA!!!!!!!!!

sepuluh hari menuju jkt... tuherrrrrr, z rindu papua skali... adohhhh, manokwari seh... jauh sampe...

PAPUA, I love you....